Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan

Main di Siliwangi, Bepe Dicaci Penonton

DI Tulis Ama Nurul Imam on Selasa, 12 Oktober 2010

Meski bermain dengan seragam timnas Indonesia, Bambang Pamungkas tetap saja dicaci saat merumput di Stadion Siliwangi dalam laga persahatan antara Indonesia melawan Maladewa.

Setiap Bepe berhasil menguasai bola, penonton yang didominasi bobotoh bersorak mencaci pemain yang sudah 10 tahun membela timnas ini.

Aksi para penonton tersebut dilakukan mengingat Bepe selama ini bermain sebagai striker untuk Persija Jakarta. Seperti diketahui, bobotoh Persib hingga saat ini masih berseteru dengan suporter Persija yang dikenal dengan istilah The Jack.

Aksi para bobotoh terus memuncak dengan meneriaki Bepe agar segera diganti. Entah terkait dengan teror dari penonton atau tidak, Bepe yang berduet dengan Boas Salossa kerap gagal memanfaatkan peluang emas di gawang Maladewa.

Buntutnya, pada menit ke-62, posisi Bepe digantikan Yongky Aribowo. Begitu Bepe keluar, penonton pun kembali bersorak, kali ini disertai tepuk tangan.

"Ini tidak fair. Bandung dan Jakarta memang ada masalah. Tapi ini laga internasional. Tidak perlu seperti itu," kata pelatih timnas Alfred Riedl kepada wartawan usai pertandingan di Stadion Siliwangi)
More aboutMain di Siliwangi, Bepe Dicaci Penonton

Riedl: Lapangan Lebih Cocok Ditanami Kentang

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl mengeluhkan kondisi lapangan di Stadion Siliwangi Bandung.

Menurut Riedl, kondisi rumput di Stadion Siliwangi buruk dan tidak cocok untuk laga internasional.

"Kondisi lapangan buruk.Saya tidak tahu kenapa pertandingan internasional digelar di lapangan yang keras," kata Riedl kepada wartawan usai laga pertandingan timnas melawan Maladewa di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (12/10/2010) sore.


Riedl mengatakan, kondisi lapangan di Stadion Siliwangi sangat jauh berbeda dengan lapangan di Jakarta. Ia bahkan menyebutkan jika lapangan di Stadion Siliwangi lebih cocok ditanami kentang.

"Lapangan lebih cocok ditanami kentang. Ini serius, bukan lelucon," kata Riedl.

Lebih jauh Riedl mengatakan, dibandingkan saat laga melawan Uruguay, anak asuhnya menampilkan perbedaan yang signifikan. "Saya rasa kita sudah bermain bagus," kata Riedl.

More aboutRiedl: Lapangan Lebih Cocok Ditanami Kentang

Indonesia 3 - 0 Maladewa

DI Tulis Ama Nurul Imam

Kemenangan Hiburan Merah-Putih
Tampil kurang meyakinkan di laga persahabatan kedua, Timnas Indonesia akhirnya memetik kemenangan 3-0 atas Maladewa di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (12/10/2010) Sore.

Dalam pertandingan ini pelatih Alfred Riedl sedikit melakukan perubahan dengan komposisi timnas saat melawan Uruguay. Okto Maniani dipasang sejak kick-off. Sedangkan Boaz Solossa ditempatkan di belakang Bambang Pamungkas.

Di menit-menit awal, timnas sering melakukan kesalahan umpan, sehingga alur serangan tidak mengalir sempurna. Maladewa sendiri bermain cukup terbuka dan melakukan perlawanan sepadan.



Peluang emas pertama didapat Boaz yang mendapat assist Bambang saat pertandingan baru berusia enam menit. Sayang gol tidak tercipta karena tendangan Boaz yang sudah berhadap-hadapan dengan kiper Maladewa Mohamed Imran masih melebar ke kanan lapangan.

Di menit 14 giliran Bambang mendapat assist lambun dari Boaz, namun striker Persija ini kalah cepat dengan kiper Maladewa.

Boaz kembali mendapatkan bola di tengah kotak penalti ketika terjadi kemelut di menit 21.Lagi-lagi bola tidak bersarang ke gawang karena tendangan voli Boas melambung di atas mistar.

Riedl baru bisa tersenyum melihat jala gawang Maladewa bergetar setelah aksi Okto memperdaya kiper Maladewa. Kali ini Boas Salosa yang melayani Okto. Dari pojok kanan, striker yang mencetak satu-satunya gol ke gawang Uruguay ini, melakukan umpan ke tiang jauh tepat menghampiri Maniani. Dengan dua kali sentuhan, Maniani menyepak bola sehingga mengarah ke pojok kanan gawang.Bola yang sempat membentur mistar ini kemudian meluncur ke dalam gawang tanpa bisa dihalau kiper Maladewa.

Gol ini membuat kepercayaan diri tim Merah Putih bangkit.Maladewa terus menerus berada di bawah tekanan.Namun hingga menit akhir babak pertama, skor tetap 1-0.

Di babak kedua Indonesia lebih banyak menguasai lapangan.Terima kasih buat Okto yang bermain dengan kecepatannya berulang kali menjadi inspirator serangan Indonesia.

Bertubi-tubi serangan dilancarkan Bambang, Boaz dan Okto, namun gol tak kunjung tercipta. Ridle kemudian memasukan Yongki Ariwibowo Yesaya Desnam, serta Haryono di pertengahan babak kedua.

Hasilnya akhirnya terlihat. Yongki yang menggantikan Bambang menambah keunggulan Garuda menjadi 2-0.Tendangan mendatarnya dari tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper tim tamu.

Para pemain timnas semakin menguasai keadaan meski sempat tampil canggung di babak pertama. Sebelum pluit akhir pertandingan dibunyikan, Tony Sucipto melengkapi keunggulan menjadi 3-0 hasil tendangan first time-nya yang cukup keras.

More aboutIndonesia 3 - 0 Maladewa

Liga Super Memalukan dan Merugikan Klub

DI Tulis Ama Nurul Imam on Sabtu, 09 Oktober 2010

Ketua Harian Persebaya Surabaya Cholid Ghoromah menegaskan, Liga Super Indonesia memalukan dan merugikan klub. Oleh karena itu, Persebaya ingin mengikuti kompetisi lain yang lebih menguntungkan klub.

Cholid mengatakan, Liga Super dipenuhi rekayasa. Juara sudah diketahui sebelum kompetisi berjalan. "Wasit direkayasa, pemain direkayasa," ujarnya dalam dengar pendapat soal Persebaya di Komisi A DPRD Surabaya, Senin (4/10/2010).

Klub juga tidak mendapat apa-apa. Klub kesulitan mencari sponsor karena dianggap menyaingi mitra kerja sama Badan Liga Indonesia (BLI) selaku pengelola liga super. "Klub dapat apa dari liga super? Semua diambil BLI," tuturnya.


Oleh karena itu, Persebaya akan ikut Liga Premier Indonesia (LPI). Di LPI, klub ikut memiliki saham. "LPI tetap ikut PSSI dan tidak melanggar statuta PSSI atau aturan AFC. Kami sudah cek itu," tuturnya.
More aboutLiga Super Memalukan dan Merugikan Klub

Maladewa Unggul Sementara 2-0

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pertandingan persahabatan antara tim nasional Maladewa menghadapi Persib U-21 untuk sementara berakhir dengan keunggulan Maladewa 2-0. Juara Liga Super Indonesia U-21 itu masih kerepotan menghadapi tim yang digawangi Arif Mohamed.

Bertempat di Stadion Siliwangi, Sabtu (9/10/2010), pertandingan ini terbuka untuk umum dan dihadiri pelatih Persib Jovo Cuckovic. Bobotoh Persib juga tidak ketinggalan untuk memberikan dukungan kepada Maung Ngora tersebut.


Dua gol timnas Maladewa disumbang Nafiu Ali, gol pertama pada menit kedua dan gol berikutnya pada menit ke-17. Apabila gol pertama tercipta akibat pemain Persib U-21 yang belum siap, gol kedua justru tercipta berkat umpan dari Fazeel Ibrahim yang merebut operan Jajang. Hingga berita diturunkan, babak pertama usai dan memasuki waktu istirahat.
More aboutMaladewa Unggul Sementara 2-0

Indonesia 7 - 1 Uruguay "HAHAHA"

DI Tulis Ama Nurul Imam on Jumat, 08 Oktober 2010

Sesuai dengan janjinya, Uruguay tampil menyerang dalam pertandingan uji coba melawan Indonesia di stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Jumat (8/10) malam. Celeste sangat mendominasi pertandingan tanpa memandang remeh kekuatan tim tuan rumah. Hasilnya, Indonesia harus puas dengan pelajaran berharga berupa kekalahan telak 7-1 di hadapan 40 ribu pendukung. Enam dari tujuh gol Uruguay disumbangkan duet penyerang Luis Suarez dan Edinson Cavani, yang sama-sama mencetak hat-trick.

Sesaat sebelum kick-off pertandingan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkesempatan turun gelanggang dan menyalami para pemain yang akan bertanding satu persatu. Sesuai harapan penyelenggara pertandingan, hujan sudah berhenti beberapa jam sehingga laga dilangsungkan dalam kondisi cuaca cerah. Di belakang Presiden, menyusul pula ketua umum PSSI Nurdin Halid. Bersamaan dengan itu penonton menyorakkan yel-yel yang mendesak pengunduran diri sang ketua umum.

Indonesia memainkan dua pemain Arema, Benny Wahyudi dan Ahmad Bustomi, dalam tin inti. Pertandingan ini sekaligus menjadi debut bagi Benny yang ditempatkan sebagai bek kanan.

Tanpa Diego Forlan yang batal berangkat, Oscar Washington Tabarez memainkan duet Suarez dan Cavani di lini depan. Namun, Tabarez menyimpan Fernando Muslera di bangku cadangan dan memilih memainkan kiper Juan Castillo.

Uruguay memanfaatkan peluang menguasai bola sejak menit pertama, sedangkan tim tuan rumah Indonesia tampak terlihat sedikit gugup menghadapi lawan yang memiliki beberapa tingkat kualitas di atas.
Menit kedua, peluang pertama diperoleh Uruguay ketika Maxi Pereira melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola mampu diamankan Markus Haris Maulana meski kalau saja tidak berhati-hati bola pantulan siap disambut Cavani.

Para pemain Merah-Putih mencoba mengimbangi permainan pendek Uruguay. Kombinasi umpan dari sektor belakang diakhiri dengan penetrasi Boaz ke kotak penalti. Bola dapat diblok Diego Lugano dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Setelah seperempat jam, Senayan bergemuruh. Boaz melejit meninggalkan garis pertahanan Uruguay yang terlalu tinggi untuk menyambut umpan panjang Bambang Pamungkas dari lini tengah. Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Castillo, dengan tenang Boaz menggiring bola menjauhi jangkauan sang kiper dan menceploskannya ke gawang kosong.

Tersentak, Uruguay menggiatkan serangan. Menit 21, tendangan keras Cristian Rodriguez ditepis Markus ke atas mistar gawang. Dari tendangan penjuru yang dilakukan, pemain Uruguay belum mampu membongkar kedisiplinan Merah-Putih.

Indonesia memang tampil disiplin membangun tembok pertahanan sehingga Suarez dan Cavani sulit menemukan celah ataupun melakukan wall-pass. Striker dan gelandang Indonesia secara kolektif mau membantu pertahanan tim meski mengakibatkan bola lebih banyak bergulir di wilayah permainan tuan rumah.

Pada menit ke-24, Uruguay kembali memperoleh peluang. Tendangan keras Rodriguez dihalau Markus, bola muntah disambar Cavani dengan satu sentuhan. Namun, bola meleset dari sasaran meski gawang sudah kosong.

Tak lama berselang, Markus kembali beraksi. Kesalahan antisipasi Nova Arianto saat menghalau umpan silang Alvaro Pereira membuat bola mampir di hadapan Maxi Pereira. Tanpa mengontrol, Maxi melepaskan tendangan dan dengan gesit Markus menepisnya. Sampai setengah jam pertandingan, gawang Indonesia masih selamat.

Tekanan bergelombang Celeste akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Umpan lambung Maxi Pereira dari sektor kanan disambut dengan mantap oleh Cavani. Tanpa pengawalan berarti, sundulan penyerang Napoli itu menembus gawang Markus.

Gerendel Indonesia sepertinya mulai goyah. Praktis, Indonesia tak pernah dapat meninggalkan wilayah pertahanan sendiri hingga turun minum. Salah satu alasannya, Indonesia tidak berupaya menahan bola saat menguasainya dan lebih banyak mengikuti irama permainan lawan.

Uruguay kembali memperoleh peluang bagus pada menit ke-38. Tendangan Alvaro Pereira dari dalam kotak penalti mengenai salah satu pemain Indonesia dan melebar tipis dari gawang Markus. Penonton pun mencoba membangkitkan semangat para pemain kesayangannya.

Namun, Uruguay berhasil mengoleksi gol keduanya satu menit sebelum jeda. Suarez menerima bola dari Cavani di dalam kotak penalti. Satu kali membalikkan badan, kapten Ajax Amsterdam itu dengan baik mengecoh Nova. Satu kali tendang, gawang Markus jebol lagi.

Tidak ada pergantian pemain yang dilakukan Alfred Riedl saat turun minum. Salam pembuka pertandingan dibuat Cristian Rodriguez semenit saja pertandingan dimulai kembali ketika tendangannya melebar dari gawang.

Uruguay seperti mulai menemukan solusi membongkar pertahanan tuan rumah. Di samping itu, kondisi fisik pemain Indonesia tampak mulai menurun dan sulit mengimbangi permainan lawan.

Sembilan menit setelah jeda, tembok Indonesia kembali runtuh. Suarez terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Tanpa penjagaan berarti, Suarez dengan dingin menaklukkan Markus.

Menit 58, pemain pengganti Sebastian Eguren memperlebar jarak keunggulan Celeste. Kombinasi dengan Suarez menempatkan Eguren terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Satu penyelesaian sederhana, jala gawang Markus bergetar untuk kali keempat.

Mulai di atas angin, Tabarez memasukkan dua lagi pemain dari bangku cadangan. Martin Caceres masuk menggantikan Mauricio Victorino, sedangkan Sebastian Fernandez mengisi posisi Cristian Rodriguez.

Riedl pun memberi kesempatan kepada penyerang muda Yongki Aribowo untuk memulai debut bersama Merah-Putih dan menggantikan Bambang.

Uruguay menambah koleksi gol pada menit ke-69. Tak pernah bisa mengantisipasi pergerakan lawan di sisi butanya, Indonesia lengah mengawasi posisi Cavani. Markus pun terpaksa keluar sarang dan menjatuhkan Cavani sehingga mengakibatkan hukuman penalti.

Terlihat Cavani sempat meminta menjadi eksekutor hukuman tersebut, tapi Suarez yang akhirnya menjalankan tugas untuk melengkapi torehan hat-trick dalam pertandingan ini.

Serangan Indonesia lebih banyak dilakukan sporadis. Dari sebuah kesempatan langka, Indonesia berhasil mendekati gawang Uruguay. Sayang, kerja keras itu hanya membuat Yongki berada dalam posisi off-side.

Salah satu pemain debutan lagi dipercaya tampil oleh Riedl, yakni Oktovianus Maniani yang menggantikan Firman Utina. Tak berapa lama menginjakkan kaki di lapangan, memanfaatkan kecepatannya, Okto merangsek masuk pertahanan lawan sebelum memberikan bola kepada Boaz. Sayangnya, tendangan Boaz dapat dimentahkan Castillo.

Menit 80, Cavani melesakkan lagi bola ke dalam gawang Markus. Suarez terlepas dari jebakan off-side pertahanan Indonesia. Satu kali kecohan, Markus berhasil dilewati. Saat akan mengeksekusinya jadi gol, Suarez berbenturan dengan Nova sehingga terjatuh. Bola masih bergulir ke arah gawang Indonesia dan Cavani muncul dari belakang untuk menyelesaikan peluang tersebut jadi gol keenam Uruguay.

Tak mau kalah dengan Suarez, Cavani juga melengkapi lawatannya di Senayan dengan hat-trick. Kembali lolos dari jebakan off-side para bek Indonesia, Cavani melesakkan bola menjauhi jangkauan Markus. Marjin keunggulan kian lebar saja, yel-yel penonton meminta pengunduran Nurdin Halid terdengar lagi.

Sebastian Fernandez mencetak gol kedelapan beberapa menit berselang menyambar sepakan Eguren dari dalam kotak penalti. Untung saja bagi Indonesia, Fernandez sudah berada dalam posisi off-side saat menyambut bola.

Sampai tiga menit tambahan waktu, Uruguay tetap serius mencari gol tambahan. Namun kedudukan 7-1 tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Saat peluit akhir berbunyi, para pemain Indonesia memanfaatkan kesempatan bertukar kostum. Di tengah sorakan permintaan mundur Nurdin Halid yang kembali membahana dari tribun penonton, terlihat Okto bertukar kostum dengan Cavani.

Kekalahan ini menandai debut Alfred Riedl sebagai pelatih Merah-Putih. Setidaknya pelatih asal Austria itu bisa mendapatkan gambaran kekuatan tim yang akan dibawanya bertanding di Kejuaraan AFF 2010 dua bulan lagi.


More aboutIndonesia 7 - 1 Uruguay "HAHAHA"

Bonek Support PERSIB

DI Tulis Ama Nurul Imam on Minggu, 03 Oktober 2010

Faktor kedekatan geografis antara Surabaya dan Sidoarjo tak berarti suporter Persebaya Surabaya ikut mendukung sepak terjang Deltras Sidoarjo. Buktinya tersaji di laga antara Deltras menjamu Persib Bandung di Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (2/10/2010).

Ribuan supporter Bonek membonceng supporter Persib The Viking. Kedua suporter ini terkenal rukun dan saling membantu di mana pun berada. Malah, walau yang punya 'hajat' sebenarnya adalah Viking, Bonek nekat ikut masuk stadion.

Bukannya mendukung Deltamania, supporter Deltras, yang notabene tetangga sendiri. Tapi ikut menjadi pendukung Persib Bandung dengan bercampur dengan Viking di tribun utara. Jelang masuk stadion pun Bonek menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung.
"Kita ke sini untuk mengawal The Viking yang memberi dukungan untuk timnya. Daripada kita hanya di luar stadion, mendingan ikut masuk bersama Viking," ujar Suroso, seorang Bonek asal Gunungsari, Surabaya, yang ditemui Seputar Indonesia sebelum masuk stadion.

Soal dukungan untuk Persib, menurutnya alasan solidaritas karena selama ini hubungan keduanya cukup baik. Bahkan Viking yang sebelumnya mendukung Maung Bandung di Lamongan, dikawal sepanjang jalan menuju Gelora Delta.

Viking sendiri merasa terbantu dengan kawalan yang dilakukan Bonek. "Terima kasih kepada Bonek yang memberikan bantuan untuk kita," ujar Jajang, salah satu Viking. Lucunya, di dalam stadion, kolaborasi Bobek-Viking lebih mendominasi dibanding Deltamania. Kedua kubu saling berolok dengan kata-kata kasar.

Kedatangan Bonek membuat pengamanan di sekitar stadion diperketat. Khususnya di pintu-pintu masuk stadion, aparat keamanan menjaga ketat kerumunan Bonek-Viking yang antri mengular sebelum masuk stadion. "Penjagaan ditambah karena supporter lebih banyak dibanding sebelumnya," ujar Ketua Panpel Deltras Makin Rahmat.

More aboutBonek Support PERSIB

Persisam Pastikan Tiga Point Dari Persema

DI Tulis Ama Nurul Imam

SAMARINDA - Persisam Putra Samarinda kembali membukukan hasil positif pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 usai membungkam tamunya Persema Malang 3-2, Minggu (3/10/2010).

Julio Lopez alias J-Lo menjadi penentu kemenangan tuan rumah pada pertandingan kali ini. Sempat tertahan 2-2, mantan bintang Persiba Balikpapan akhirnya membungkus tiga angka untuk Elang Borneo melalui titik penalti di menit 65.

Penalti diberikan kepada tuan rumah setelah pemain belakang Laskar Ken Arok, Suroso, melanggar Choi Dong Soo di kotak terlarang. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, J-Lo pun memaksa kiper Sukasto Efendi memungut bola untuk ketiga kalinya malam ini.

Choi Dong Soo sendiri membawa Persisam unggul di babak pertama. Memanfaatkan umpan J-Lo, Dong Soo membuat publik Stadion Segiri, Samarinda, bersorak ketika gawang Sukasto Efendi jebol di menit 30.
Tim tamu baru bisa mengejar ketinggalan di awal babak kedua melalui Jaya Teguh Angga, saat laga baru memasuki menit 47.

Persema bahkan sempat unggul 2-1 melalui calon pemain naturalisasi, Irfan Bachdim. Mantan pemain FC Utrecht menyambut umpan Mustofa Reza sebelum menceploskan bola ke gawang Wawan Hendrawan (52').

Sayang, 9 menit kemudian, Persema harus kembali kebobolan. Adalah Fandi Mochtar yang membawa tuan rumah menyamakan kedudukan 2-2, ketika tendangannya tak mampu dibendung Sukasto Efendi.

Hanya berselang dua menit, hasrat Persema membawa pulang satu angka akhirnya kandas. Pelanggaran Suroso terhadap Choi Dong Soo menjadi berkah yang sukses dimaksimalkan J-Lo untuk mencatat kemenangan kedua Elang Borneo di awal ISL 2010/2011.
More aboutPersisam Pastikan Tiga Point Dari Persema

Tiga Pemain Keturunan Bela Timnas

DI Tulis Ama Nurul Imam on Kamis, 30 September 2010

Tiga pemain asal Belanda keturunan Indonesia akan menjadi bintang tamu ketika Timnas Indonesia menjamu Uruguay, (8/10) mendatang. Johny Rudolf van Beukering, Rafael Guilermo Eduardo Martimo, dan Jefrry de Visher akan merumput bersama tim Merah-Putih.

“Menurut regulasi FIFA, pemain yang membela timnas dalam even internasional harus jelas statusnya. Namun, di sini belum jelas even internasional seperti apa, resmi atau persahabatan. Atau malah kedua-duanya. Namun, kami telah menghubungi FIFA dan mereka setuju kalau empat pemain itu dapat menjadi bintang tamu kontra Uruguay,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes, dalam jumpa pers, di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (30/9).
“Status mereka bintang tamu. Belum menjadi pemain naturalisai. Kami juga telah meminta izin kepada KNVB, menjadikan beberapa pemain asal Belanda itu bintang tamu,” tambah Besoes.

Menyoal naturalisasi, Besoes menuturkan, sangat susah melakukan hal itu. Undang-undang yang berlaku di Indonesia cukup rumit. “Syaratnya, minimal 5 tahun secara berturut-turut atau setidaknya 10 tahun tidak berturut-turut tinggal di Indonesia. Harus bisa bahasa Indonesia, serta menjadikan Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar dan undang-undang yang berlaku.”

“Selain itu, pemain naturalisasi harus mengajukan surat pindah kewarganegaraan ke kedutaan setempat atau langsung ke Indonesia (Kementerian Hukum dan Ham). Ada satu celah dalam undang-undang, yaitu seseorang dapat menjadi warga negara karena kepentingan negara,” pungkas Besoes.

Sementara itu, Ketua badan Tim Nasional, Iman Arif menuturkan, pemilihan peman asing dilakukan untuk mengisi posisi kosong yang ada di skuad timnas. Selain itu, diharapkan dapat memotivasi pemain lokal untuk bersaing memperebutkan posisi yang diinginkan.

“Alfred (Pelatih timnas, Alfred Riedl), mengatakan kedatangan pemain keturunan secara psikologis dapat membuat pemain lokal timnas bersaing dan berkompetitif dalam memperebutkan tempat. Saya rasa efeknya cukup bagus,” tambah Iman.

"Rencananya ada empat pemain keturunan yang ikut merumput. Namun, Sergio van Dijk (striker Adelaide United FC) sifatnya masih tentatif. Karena, timnya bakal melakukan uji coba melawan salah satu tim Inggris di Thailand. Jadi yang ok hanya tiga yaitu: Johny Rudolf van Beukering (Klub Go Ahead Eagles), Rafael Guilermo Eduardo Martimo (Klub BIT FC, Cina), dan Jefrry de Visher (FC Emmen)," tutup Iman.
More aboutTiga Pemain Keturunan Bela Timnas

Perubahan Sepak Bola Indonesia

DI Tulis Ama Nurul Imam

Gerakan Reformasi Sepak Bola Nasional Indonesia (GRSNI), menggelar workshop bertajuk Reformasi Sepak Bola Nasional, di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (30/9). Perubahan sepak bola Tanah Air harus segera dilakukan. Konsep Liga Primer Indonesia (LPI) tengah dimatangkan, menuju industri sepak bola mandiri.

Mengapa sepak bola di Indonesia harus melakukan perubahan? Merespon pertanyaan itu, perwakilan GRSNI, Arya Abhiseka mengatakan, sepak bola Tanah Air harus berubah lantaran selalu gagal melakukan perbaikan dan perkembangan. Karena itu, harus ada reformasi institusi, sport science institute, pembinaan, dan liga anyar (kompetisi baru).

Menyoal liga baru, GRSNI tengah menggodok konsep Liga Primer Indonesia (LPI). “LPI merupakan kompetisi independen strata atas dari struktur liga profesional di Indonesia. Liga ini, merupakan hajatan bersama klub, yang bermuara pada kemajuan klub secara profit dan manajemen.”
“Klub peserta, bakal mengusai semua saham yang dikelola LPI. Kami menganut pembagian manfaat secara transparan dan akuntabel. Tidak ada yang tidak transparan di dalam LPI. Konsep liga profesional yang kami anut, merupakan konsep yang sesuai dan dianjurkan FIFA dan AFC,” kata Arya.

“Independensi atau kedaulatan sebuah kompetisi harus berada di dalam klub. Kekuatannya ada di klub peserta. Namun, harus tetap melakukan afiliasi dengan induk sepak bola di dalam suatu negara. Kalau Indonesia ya PSSI,” tambah Arya.

LPI layaknya Liga Primer Inggris, ungkap Arya, memberikan hak sepenuhnya kepada klub peserta. “Namanya juga hajatan klub, ya klub yang memiliki sahamnya. Hak klub antara lain, nilai sponsor, penjualan tiket, TV, dan pendapatan dari liga. Ini hakiki, namun pada liga yang bergulir sekarang belum berjalan dengan baik.”

“Beberapa waktu ini, kami sudah melakukan proses audit kepada klub peserta. Hal itu dilakukan, agar tahu bagaimana mengetahui struktur dana yang dibutuhkan sebuah klub. Dengan begitu, kami tahu berapa dana yang akan diinjeksikan kepada klub itu. Pasalnya, klub satu dengan yang lainnya tentu berbeda kebutuhannya,” beber Arya.

“Suntikan dana diharapkan mampu membantu klub menuju kemandirian dan dapat berjalan sendiri. Hal ini kami lakukan agar sepak bola dapat menjadi industri dan tidak mengandalkan dana APBD dari pemerintah,” pungkas Arya.
More aboutPerubahan Sepak Bola Indonesia

Menanti Hasil Racikan Alfred Riedl

DI Tulis Ama Nurul Imam

SEPAKBOLA Indonesia tengah terpuruk. Oleh sebab itu, guna meraih hasil maksimal di PPD dan Piala AFF 2010-11, maka PSSI merombak total pasukan Merah Putih, termasuk mengontrak pelatih anyar Alfred Riedl.

Terakhir, Indonesia tidak mampu menembus babak utama Piala Asia 2010-11 di Qatar. Tim yang saat itu masih dilatih Benny Dollo menempati peringkat paling terakhir Kualifikasi Grup B dengan nilai tiga poin.
Tidak mau gagal lagi, PSSI langsung bertindak cepat. Otoritas tinggi sepakbola tanah air yang dipimpin Nurdin Halid itu menunjuk Riedl sebagai arsitek anyar Bambang Pamungkas dkk pengganti Bendol.

Riedl langsung memimpin Training Camp (TC). Sejumlah pemain yang tidak pernah masuk Timnas Indonesia dipanggil. Mereka adalah Achmad Bustomi, Doni Fernando Siregar dll. Diharapkan penyegaran ini menuai hasil maksimal.

Merah Putih sendiri sudah dua kali melakukan ujicoba. Skuad Riedl menghantam Persita Tangerang dan tim lokal Pro Titan. Meski menuai kemenangan, namun hasil dua laga ujicoba itu tidak menjadi tolak ukur permainan Bepe dkk.

Awalnya, PSSI berencana mendatangkan Brasil dan Argentina ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai lawan tanding. Namun, PSSI tidak mampu memenuhi permintaan bayaran dua raksasa Amerika Latin tersebut.

PSSI tidak tinggal diam. Rencananya, PSSI akan mendatangkan Pantai Gading ke SUGBK, 13 Oktober mendatang. Setelah itu, Tim Merah Putih senior kemungkinan akan berhadapan dengan Uruguay.

Para pecinta sepakbola nasional, tentu berharap banyak terhadap hasil polesan Riedle. Kini, mampukah pelatih asal Austria itu membawa Merah Putih berjaya di Piala AFF 2010?
More aboutMenanti Hasil Racikan Alfred Riedl

Persebaya belum Pikirkan Liga Primer Indonesia

DI Tulis Ama Nurul Imam

Munculnya wacana Liga Primer Indonesia (LPI) yang rencananya bergulir Oktober mendatang, belum memengaruhi visi pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso. Kendati Persebaya adalah salah satu klub yang getol mendukung liga tandingan itu, namun Aji memilih tetap 'berpijak ke bumi'.

Artinya, ia sejauh ini tetap berjalan sesuai tugas yang dibebankan sebelumnya yakni mempersiapkan tim untuk pentas Divisi Utama. Terkait apakah nanti Persebaya bakal menyeberang ke LPI, dirinya belum berpikir terlalu jauh. "Kita fokus pada apa yang sudah berjalan. Soal di mana kita nanti bertanding, saya belum berpikir lebih jauh," kata Aji, Sabtu (18/9/2010).
Pastinya, mantan pelatih Persisam Samarinda itu bertekad menyusun kekuatan yang selevel dengan tim Liga Super. Itu sudah dibuktikannya dengan merekrut sejumlah pemain papan atas seperti Johan Ebo, Erol FX Iba, serta mempertahankan sejumlah nama lawas seperti Andik Vermansyah, Taufik, Marcello Cirelli hingga Mat Halil.

Dengan kekuatan yang ada sekarang, Aji yakin pasukannya bakal siap bertanding di kompetisi level mana pun. Termasuk di Liga Primer Indonesia yang rencananya didesain setingkat dengan Liga Super atau ISL.

"Saat masuk ke Persebaya, saya ditugasi menyusun tim yang setingkat dengan Liga Super. Saya sedang melakukannya dan siap bertanding di mana saja," sambung pelatih asal Kepanjen, Malang, ini.

Persebaya sendiri kini masih terus mencari tambahan pemain untuk memperkuat tim. Maklum, pemain impor yang bertahan hanya Marcello Cirelli. Sayang sejumlah pemain yang tertarik membela Bledug Ijo belum sesuai harapan sang pelatih. Misalnya Cesar Mboma yang ternyata meragukan setelah tes kesehatan karena masih ada plat di kaki kiri yang dulu cedera.

Sementara, Ketua Umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar optimistis LPI bakal bergulir Oktober. "Ini akan menjadi kompetisi paling sehat yang pernah ada di negeri ini. Klub banyak mendapat keuntungan seperti liga di negara maju," katanya.
More aboutPersebaya belum Pikirkan Liga Primer Indonesia

Mutiara Hitam Lumat Pelita

DI Tulis Ama Nurul Imam

Persipura Jayapura sukses mengobrak-abrik tuan rumah Pelita Jaya Karawang pada lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Kamis (30/9/2010). Skuad Mutiara Hitam mempermalukan Pelita lima gol tanpa balas.

Keunggulan tim tamu memang sudah terlihat sejak laga digulirkan. Pendukung tuan rumah beberapa kali dibuat tegang dengan tekanan Boaz Salossa dkk.

Sempat menyia-nyiakan sejumlah peluang, anak-anak asuh Jacksen F. Tiago berhasil menjebol gawang Ali Barkah di menit 30 melalui sang kapten, Boaz, usai memanfaatkan umpan gelandang Zah Rahan.
Hanya berselang sembilan menit, giliran Zah Rahan memaksa Ali Barkah kembali memungut bola. Gelandang asal Liberia ini membawa tim tamu unggul 2-0 berkat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti.

Pelita sendiri tampak kesulitan menyusup ke daerah pertahanan Persipura. Permainan apik yang ditampilkan skuad Jajang Nurjaman kala menggasak Persiwa Wamena di laga perdana ISL, akhir pekan lalu, sama sekali tak terlihat.

Dominasi Persipura kian terlihat di babak kedua. Tak ayal, baru memasuki menit 51, Persipura berhasil menambah pundi-pundi gol. Zah Rahan kembali tampil sebagai kreator ketika sepak pojoknya diselesaikan dengan baik oleh Hamka Hamzah.

Persipura sebenarnya sempat unggul 4-0 melalui Yustinus Pae, tujuh menit kemudian. Sayang, wasit segera menganulir gol karena posisi pemain muda tersebut dinilai sudah offside.

Namun, Persipura tidak perlu berlama-lama kecewa. Boaz membawa runner-up ISL unggul empat gol berkat kejeliannya memanfaatkan blunder Ali Barkah. Memasuki menit 69, gawang Ali mendapat ancaman dari Titus Bonai. Ali sebenarnya sempat menahan tandukan Titus, namun bola yang terlepas dari genggamannya langsung disambar Boaz dari sisi kanan.

Unggul empat gol rupanya belum membuat Persipura puas. Memanfaatkan longgarnya pertahanan tuan rumah, Boaz dkk menutup pertandingan dengan gol Lukas Mandowen, dua menit sebelum full time.
More aboutMutiara Hitam Lumat Pelita

PSM Makassar Raih Poin Penuh Lagi

DI Tulis Ama Nurul Imam

PSM Makassar berhasil meraih poin penuh dalam dua laga tandang, setelah mengalahkan Persibo Bojonegoro dengan skor 1-0 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (29/9/10) dalam ajang Liga Super Indonesia. Sebelumnya, tim berjuluk "Ayam Jantan dari Timur" ini menumbangkan Persijap Jepara di kandangnya sendiri.

Gol tunggal PSM dicetak gelandang bertahan Goran Subhara melalui sundulan pada menit ke-33, memanfaatkan umpan lambung dari pemain tengah Mitrovic Srecko. Dengan dua kemenangan berturut-turut, PSM berhasil mengumpulkan poin sempurna 6 untuk di bawa pulang.
Hasil ini sungguh di luar dugaan mengingat PSM harus bermain di kandang lawan. "Saya senang, dengan dua permainan tandang ini bisa meraih 6 poin. Ini menandakan anak-anak PSM mampu mengatasi situasi permainan tandang," ujar pelatih Robert Albert, usai pertandingan lawan Persibo di Kediri.

Kendati menang melawan Persibo, mantan pelatih Arema Indonesia ini menilai pihaknya perlu melakukan evaluasi terhadap performa tim. Pasalnya, dalam menghadapi Persibo yang notabene pemain baru di ajang Liga Super, PSM cukup mengalami tekanan.

Robert berjanji akan melakukan perbaikan tim supaya mereka tampil lebih bagus saat menghadapi Sriwijaya FC pada laga berikutnya
More aboutPSM Makassar Raih Poin Penuh Lagi

Timnas Panggil Budi Sudarsono

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pelatih tim nasional (timnas) sepak bola, Alfred Riedl, memutuskan memanggil Budi Sudarsono untuk mengikuti training center tahap kedua Piala AFF 2010, setelah terkesan dengan penampilannya bersama Sriwijaya FC.

Penampilan Budi bersama "Laskar Wong Kito" memang mengesankan. Ia memiliki andil besar atas keberhasilan Sriwjaya meraih gelar Inter Island Cup 2010 dan Community Shield.

Di ajang Inter Island, Budi sukses mencetak empat gol. Salah satu golnya diciptakanya di final saat Sriwijaya mengalahkan Persiwa Wamena 2-0.

"Si Ular Piton" juga tampil sangat menawan di ajang Community Shield. Penyerang berusia 30 tahun itu berhasil mencetak sebuah gol dan assist saat Sriwijaya mempermalukan Arema FC 3-1.

"Performa dia di Inter Island dan Comunity Shield sangat luar biasa. Dia seperti muda lagi. Karena itu Riedl memanggilanya. Riedl tidak memandang pemain tua atau muda," jelas asisten pelatih, Wolfgang Pikal, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/9/2010).
Budi pun masih memiliki keinginan yang kuat membela "Merah Putih" seperti yang diungkapkannya kepada Kompas.com pada hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu.

"Mudah-mudahan, aku bisa menunjukkan permainan terbaik sehingga bisa kembali memperkuat timnas. Selama menjadi pemain sepak bola, aku terus berkeinginan memperkuat timnas," ujarnya saat itu.

Dengan demikian, Budi menjadi pemain keenam Sriwijaya yang memperkuat timnas setelah Ferry Rotinsulu (kiper), Oktavianus Maniani (gelandang), Firman Utina (gelandang), M Ridwan (pemain belakang), Arif Suyono (gelandang).
More aboutTimnas Panggil Budi Sudarsono

Persiba Tahan Persijap

DI Tulis Ama Nurul Imam on Rabu, 29 September 2010

Tuan rumah di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Rabu (29/9/2010) petang.Persijap gagal meraih angka penuh setelah ditahan imbang Persiba Balikpapan 1-1 pada pertandingan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Rabu (29/9/2010) petang.

Dengan hasil ini, maka Persijap baru mengumpulkan nilai satu karena pada pertandingan sebelumnya kalah dari PSM Makassar, 0-1.
Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 7.500 penonton tersebut, kedua tim bermain terbuka dengan saling melancarkan serangan dari berbagai lini. Pada babak pertama, tim asuhan Pelatih Divaldo Alves lebih banyak menguasai pertandingan. Namun, serangan yang mereka bangun sering terbentur di kaki pemain belakang Persiba.

Sebaliknya tim asuhan Pelatih Junaidi (Persiba) lebih mengandalkan serangan balik. Begitu serangan yang dibangun Persijap gagal, pemain-pemain Persiba langsung naik ke depan dengan melakukan serangan balik.

Persijap unggul lebih dulu melalui gol Gendut Doni pada menit ke-16. Gol tersebut bermula dari umpan lambung yang dilakukan Gustavo "Guti" Riberio ke depan gawang Persiba yang dijaga kiper I Made Wirawan.

Kiper Persiba tersebut berusaha menangkap bola itu dengan melompat, tetapi tidak sampai. Sementara Gendut Doni yang berdiri di belakang kiper langsung menyontek bola itu dan masuk tanpa bisa diantisipasi pemain belakang Persiba.

Tertinggal satu gol, pemain-pemain Persiba berusaha menekan pertahanan Persijap yang dikoordinasi Evaldo Silva. Bahkan, melalui tendangan bebas yang dilakukan pemain asal Korea, Kim Young Hee, Persiba nyaris membobol gawang Persijap yang dijaga M Yasir.

Persiba berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Dwi Joko pada menit ke-30. Gol tersebut bermula dari serangan balik yang cepat dari sisi kanan pertahanan Persijap.

Dwi Joko yang membawa bola mampu melewati beberapa pemain tuan rumah. Bahkan, kiper Persijap sendiri berhasil dilewati dan hanya sekali sontekan ia berhasil membobol gawang Persijap, 1-1.
More aboutPersiba Tahan Persijap

Imbang Lawan Persib, Subangkit Tak Kecewa

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pelatih Persela Lamongan Subangkit menegaskan bahwa dia tidak terlalu kecewa dengan hasil imbang 1-1 saat timnya melawan Persib Bandung, Rabu (29/9/2010). Menurutnya, hasil imbang melawan tim penuh bintang seperti Persib sudah bagus.

Lawan Persela, Persib memang memainkan banyak bintang. Isnan Ali, Markus Horison, Atep, Nova Arianto, dan Christian Gonzalez langsung dimainkan sejak menit pertama.
"Ya, kami harus realistis lawan Persib. Mereka memiliki materi pemain bintang, jadi hasil imbang enggak begitu buruk," kata Subangkit kepada Kompas.com.

"Lawan kami bagus. Kami masih memiliki beberapa kendala. Gustavo belum bisa main karena masalah administrasi. Pemain Korea baru kami juga masih adaptasi. Ya, jadi hasil imbang enggak begitu buruk," lanjutnya.

Persela sebenarnya tampil cukup baik saat melawan Persib. Mereka unggul lebih dulu melalui gol Hendro Siswanto pada menit ke-22. Sayangnya, pada babak kedua, mereka lengah sehingga Persib mampu menyamakan kedudukan lewat tandukan Christian Gonzalez.

Mengenai gol lawannya, Subangkit mengatakan, "Saya enggak bisa menyalahkan seorang pemain. Gol itu terjadi karena kurang ketatnya marking di lini belakang," sambung mantan pelatih Persema Malang tersebut.

Di pertandingan berikutnya, Persela akan menjamu Sriwijaya FC, Sabtu (2/10/2010). Subangkit pun menargetkan tiga poin pada laga ini. "Ya, kalo main di kandang kami targetkan menang," pungkas Subangkit.

More aboutImbang Lawan Persib, Subangkit Tak Kecewa

Deltras Bungkam Sriwijaya FC

DI Tulis Ama Nurul Imam

Kejutan langsung terjadi di pekan perdana ISL. Tim promosi, Deltras Sidoarjo, berhasil menekuk juara Community Shield 2010, Sriwijaya FC, 3-1, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (29/9/2010).

Sejak awal, Deltras yang bermain tanpa beban langsung menekan pertahanan Sriwijaya. Baru sembilan menit berjalan, Marcio Souza sudah nyaris membobol gawang Sriwijaya lewat tendangan bebas. Sayang, usahanya tak membuahkan hasil.
Kapten Deltras, Ferry Aman Saragih, berhasil memecah kebuntuan timnya pada menit ke-31. Memanfaatkan kesalahan Gunawan dalam mengantisipasi bola, Ferry mampu membobol gawang Sriwijaya melalui tandukannya.

Sriwijaya sebenarnya memiliki momen untuk bangkit pada menit ke-44 setelah wasit menghadiahi mereka penalti. Namun, apa daya, tembakan Kayamba Gumbs berhasil diblokir kiper Yanuar Fernando.

Memasuki paruh kedua, dukungan pendukung tuan rumah membuat Deltras semakin bersemangat menekan Sriwijaya. Pergerakan Marcio Souza membuat pertahanan Sriwijaya kalang kabut. Hasilnya, Deltras berhasil menambah gol mereka lewat tandukan Marcio pada menit ke-52 dengan memanfaatkan tendangan penjuru Danilo Fernando.

Pada menit ke-65, Sriwijaya mendapat penalti kedua mereka setelah Anang Ma'ruf melakukan handsball di kotak penalti. Kayamba yang lagi-lagi maju sebagai eksekutor kali ini tak menyia-nyiakan tugasnya dan mampu memperkecil skor. Lima menit kemudian, Danilo menutup skor lewat tendangan keras dari luar kotak penalti dan memastikan kemenangan Deltras 3-1.
More aboutDeltras Bungkam Sriwijaya FC

Tiket Laga Timnas Versus Uruguay Termurah Rp75 Ribu

DI Tulis Ama Nurul Imam on Selasa, 28 September 2010

Pelepasan tiket akan dilakukan pada Kamis nanti.

Ketua panitia pertandingan uji coba [LOC] antara timnas senior dan Uruguay, Joko Driyono, mengungkapkan, pihaknya sudah menetapkan harga tiket untuk laga yang digelar pada 8 Oktober mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta tersebut.

Menurut Joko, harga tiket termurah untuk pertandingan ini adalah Rp75 ribu. Sedangkan tiket kelas VIP berkisar antara Rp1,5 dan 2 juta. Panitia belum menentukan waktu pelepasan tiket tersebut kepada publik.

“Pertandingan uji coba ini spesial, karena setelah 20 tahun menunggu, akhirnya datang sebuah tim nasional berkualitas. Jadi saya anggap wajar bila kami memasang harga itu,” ujar Joko dalam keterangannya kepada wartawan di Sekretariat PSSI hari ini.






“Tiket ini nantinya akan dijual secara on line. Kami belum bisa menentukan kapan tiket itu akan dijual kepada publik, karena akan melibatkan pihak ketiga. Hari Kamis mungkin baru bisa kami umumkan setelah melakukan rapat.”

Ditambahkan, untuk laga uji coba melawan Uruguay, LOC akan mencetak 65-70 ribu lembar. Joko pun menyatakan optimistisnya tiket itu akan habis dibeli penggemar sepakbola, terutama fans Uruguay.

Mengenai kedatangan Uruguay, Joko menjelaskan, pasukan la Celeste akan tiba di Jakarta dalam dua rombongan. Tapi tim besutan Oscar Tabarez ini bakal mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Oktober.

“Tim Uruguay datang secara terpisah, karena pemain mereka ada yang langsung terbang dari kota asal klubnya masing-masing. Contohnya Diego Forlan yang langsung menuju Jakarta dari Madrid. [Luiz] Suarez dari Amsterdam,” ungkap Joko.
More aboutTiket Laga Timnas Versus Uruguay Termurah Rp75 Ribu

Laga Timnas Lawan Maladewa Di Luar Jakarta

DI Tulis Ama Nurul Imam

Keputusan pertandingan di luar Jakarta bergantung kepada pelatih timnas senior.
Ketua panitia pertandingan [LOC] uji coba timnas senior Joko Driyono berharap pertandingan persahabatan tim besutan Alfred Riedl melawan Maladewa bisa digelar di luar Jakarta.

Menurut Joko di Sekretariat PSSI, selain mendekatkan timnas senior dengan publik sepakbola nasional di daerah, pertimbangan menggelar pertandingan uji coba melawan Maladewa di luar Jakarta juga dilandasi kepentingan ekonomis.




“Saya pribadi menginginkan agar pertandingan melawan Maladewa di gelar di daerah. Selain timnas bisa lebih dekat ke publik sepakbola nasional, kami juga melihatnya dari aspek ekonomis. Sebab, penonton yang menyaksikan pertandingan ini kemungkinan lebih sedikit dibandingkan saat melawan Uruguay,” ungkap Joko.

Ditambahkan, sampai saat ini LOC belum bisa memastikan apakah pertandingan itu bisa dilangsungkan di luar Jakarta. Sebab, LOC masih menunggu keputusan pelatih Alfred Riedl yang lebih mempunyai wewenang menentukan hal itu.”

Mengenai harga tiket yang akan dijual untuk pertandingan itu, Joko belum bisa mengungkapkan. LOC masih harus menggelar rapat terlebih dahulu. Namun, Joko menyatakan, harga tiket bakal jauh lebih murah dibandingkan tiket laga melawan Uruguay.

More aboutLaga Timnas Lawan Maladewa Di Luar Jakarta