Tampilkan postingan dengan label liga champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liga champions. Tampilkan semua postingan

Ronaldo di Atas Messi

DI Tulis Ama Nurul Imam on Selasa, 12 Oktober 2010

Saat ini Lionel Messi masih menggenggam gelar pemain terbaik dunia. Namun, di mata Jose Mourinho, Cristiano Ronaldo merupakan pemain terbaik saat ini dan berada di atas Messi.

Ya, persaingan CR-7 dengan Messi memang sudah lama terjadi. Namun, musim lalu, mantan bintang Manchester United tersebut harus menyerahkan trofi pemain terbaik kepada Messi yang berjaya bersama Barcelona.


Bukan hanya di tingkat klub, CR-7 dan Messi juga merupakan pemain utama di negara masing-masing. Portugal sangat mengharapkan Ronaldo, sedangkan Argentina juga mengandalkan kepiawaian seorang Messi.

Sebelumnya, Mourinho menegaskan CR-7 tidak akan tersentuh dari tim utama Los Blancos. Hal yang sama juga terjadi dengan Messi bersama Barcelona. Lantas, siapa pemain terbaik dunia di mata Mourinho?

“Ada dua pilihan. Mereka adalah Ronaldo dan Messi. Jika dipikirkan, maka Ronaldo nomor satu dan Messi kedua. Tapi, bagi saya, jelas Ronaldo memang nomor satu,” jawab Mourinho dalam wawancara dengan Telemadrid
More aboutRonaldo di Atas Messi

Indonesia 7 - 1 Uruguay "HAHAHA"

DI Tulis Ama Nurul Imam on Jumat, 08 Oktober 2010

Sesuai dengan janjinya, Uruguay tampil menyerang dalam pertandingan uji coba melawan Indonesia di stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Jumat (8/10) malam. Celeste sangat mendominasi pertandingan tanpa memandang remeh kekuatan tim tuan rumah. Hasilnya, Indonesia harus puas dengan pelajaran berharga berupa kekalahan telak 7-1 di hadapan 40 ribu pendukung. Enam dari tujuh gol Uruguay disumbangkan duet penyerang Luis Suarez dan Edinson Cavani, yang sama-sama mencetak hat-trick.

Sesaat sebelum kick-off pertandingan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkesempatan turun gelanggang dan menyalami para pemain yang akan bertanding satu persatu. Sesuai harapan penyelenggara pertandingan, hujan sudah berhenti beberapa jam sehingga laga dilangsungkan dalam kondisi cuaca cerah. Di belakang Presiden, menyusul pula ketua umum PSSI Nurdin Halid. Bersamaan dengan itu penonton menyorakkan yel-yel yang mendesak pengunduran diri sang ketua umum.

Indonesia memainkan dua pemain Arema, Benny Wahyudi dan Ahmad Bustomi, dalam tin inti. Pertandingan ini sekaligus menjadi debut bagi Benny yang ditempatkan sebagai bek kanan.

Tanpa Diego Forlan yang batal berangkat, Oscar Washington Tabarez memainkan duet Suarez dan Cavani di lini depan. Namun, Tabarez menyimpan Fernando Muslera di bangku cadangan dan memilih memainkan kiper Juan Castillo.

Uruguay memanfaatkan peluang menguasai bola sejak menit pertama, sedangkan tim tuan rumah Indonesia tampak terlihat sedikit gugup menghadapi lawan yang memiliki beberapa tingkat kualitas di atas.
Menit kedua, peluang pertama diperoleh Uruguay ketika Maxi Pereira melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola mampu diamankan Markus Haris Maulana meski kalau saja tidak berhati-hati bola pantulan siap disambut Cavani.

Para pemain Merah-Putih mencoba mengimbangi permainan pendek Uruguay. Kombinasi umpan dari sektor belakang diakhiri dengan penetrasi Boaz ke kotak penalti. Bola dapat diblok Diego Lugano dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Setelah seperempat jam, Senayan bergemuruh. Boaz melejit meninggalkan garis pertahanan Uruguay yang terlalu tinggi untuk menyambut umpan panjang Bambang Pamungkas dari lini tengah. Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Castillo, dengan tenang Boaz menggiring bola menjauhi jangkauan sang kiper dan menceploskannya ke gawang kosong.

Tersentak, Uruguay menggiatkan serangan. Menit 21, tendangan keras Cristian Rodriguez ditepis Markus ke atas mistar gawang. Dari tendangan penjuru yang dilakukan, pemain Uruguay belum mampu membongkar kedisiplinan Merah-Putih.

Indonesia memang tampil disiplin membangun tembok pertahanan sehingga Suarez dan Cavani sulit menemukan celah ataupun melakukan wall-pass. Striker dan gelandang Indonesia secara kolektif mau membantu pertahanan tim meski mengakibatkan bola lebih banyak bergulir di wilayah permainan tuan rumah.

Pada menit ke-24, Uruguay kembali memperoleh peluang. Tendangan keras Rodriguez dihalau Markus, bola muntah disambar Cavani dengan satu sentuhan. Namun, bola meleset dari sasaran meski gawang sudah kosong.

Tak lama berselang, Markus kembali beraksi. Kesalahan antisipasi Nova Arianto saat menghalau umpan silang Alvaro Pereira membuat bola mampir di hadapan Maxi Pereira. Tanpa mengontrol, Maxi melepaskan tendangan dan dengan gesit Markus menepisnya. Sampai setengah jam pertandingan, gawang Indonesia masih selamat.

Tekanan bergelombang Celeste akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Umpan lambung Maxi Pereira dari sektor kanan disambut dengan mantap oleh Cavani. Tanpa pengawalan berarti, sundulan penyerang Napoli itu menembus gawang Markus.

Gerendel Indonesia sepertinya mulai goyah. Praktis, Indonesia tak pernah dapat meninggalkan wilayah pertahanan sendiri hingga turun minum. Salah satu alasannya, Indonesia tidak berupaya menahan bola saat menguasainya dan lebih banyak mengikuti irama permainan lawan.

Uruguay kembali memperoleh peluang bagus pada menit ke-38. Tendangan Alvaro Pereira dari dalam kotak penalti mengenai salah satu pemain Indonesia dan melebar tipis dari gawang Markus. Penonton pun mencoba membangkitkan semangat para pemain kesayangannya.

Namun, Uruguay berhasil mengoleksi gol keduanya satu menit sebelum jeda. Suarez menerima bola dari Cavani di dalam kotak penalti. Satu kali membalikkan badan, kapten Ajax Amsterdam itu dengan baik mengecoh Nova. Satu kali tendang, gawang Markus jebol lagi.

Tidak ada pergantian pemain yang dilakukan Alfred Riedl saat turun minum. Salam pembuka pertandingan dibuat Cristian Rodriguez semenit saja pertandingan dimulai kembali ketika tendangannya melebar dari gawang.

Uruguay seperti mulai menemukan solusi membongkar pertahanan tuan rumah. Di samping itu, kondisi fisik pemain Indonesia tampak mulai menurun dan sulit mengimbangi permainan lawan.

Sembilan menit setelah jeda, tembok Indonesia kembali runtuh. Suarez terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Tanpa penjagaan berarti, Suarez dengan dingin menaklukkan Markus.

Menit 58, pemain pengganti Sebastian Eguren memperlebar jarak keunggulan Celeste. Kombinasi dengan Suarez menempatkan Eguren terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Satu penyelesaian sederhana, jala gawang Markus bergetar untuk kali keempat.

Mulai di atas angin, Tabarez memasukkan dua lagi pemain dari bangku cadangan. Martin Caceres masuk menggantikan Mauricio Victorino, sedangkan Sebastian Fernandez mengisi posisi Cristian Rodriguez.

Riedl pun memberi kesempatan kepada penyerang muda Yongki Aribowo untuk memulai debut bersama Merah-Putih dan menggantikan Bambang.

Uruguay menambah koleksi gol pada menit ke-69. Tak pernah bisa mengantisipasi pergerakan lawan di sisi butanya, Indonesia lengah mengawasi posisi Cavani. Markus pun terpaksa keluar sarang dan menjatuhkan Cavani sehingga mengakibatkan hukuman penalti.

Terlihat Cavani sempat meminta menjadi eksekutor hukuman tersebut, tapi Suarez yang akhirnya menjalankan tugas untuk melengkapi torehan hat-trick dalam pertandingan ini.

Serangan Indonesia lebih banyak dilakukan sporadis. Dari sebuah kesempatan langka, Indonesia berhasil mendekati gawang Uruguay. Sayang, kerja keras itu hanya membuat Yongki berada dalam posisi off-side.

Salah satu pemain debutan lagi dipercaya tampil oleh Riedl, yakni Oktovianus Maniani yang menggantikan Firman Utina. Tak berapa lama menginjakkan kaki di lapangan, memanfaatkan kecepatannya, Okto merangsek masuk pertahanan lawan sebelum memberikan bola kepada Boaz. Sayangnya, tendangan Boaz dapat dimentahkan Castillo.

Menit 80, Cavani melesakkan lagi bola ke dalam gawang Markus. Suarez terlepas dari jebakan off-side pertahanan Indonesia. Satu kali kecohan, Markus berhasil dilewati. Saat akan mengeksekusinya jadi gol, Suarez berbenturan dengan Nova sehingga terjatuh. Bola masih bergulir ke arah gawang Indonesia dan Cavani muncul dari belakang untuk menyelesaikan peluang tersebut jadi gol keenam Uruguay.

Tak mau kalah dengan Suarez, Cavani juga melengkapi lawatannya di Senayan dengan hat-trick. Kembali lolos dari jebakan off-side para bek Indonesia, Cavani melesakkan bola menjauhi jangkauan Markus. Marjin keunggulan kian lebar saja, yel-yel penonton meminta pengunduran Nurdin Halid terdengar lagi.

Sebastian Fernandez mencetak gol kedelapan beberapa menit berselang menyambar sepakan Eguren dari dalam kotak penalti. Untung saja bagi Indonesia, Fernandez sudah berada dalam posisi off-side saat menyambut bola.

Sampai tiga menit tambahan waktu, Uruguay tetap serius mencari gol tambahan. Namun kedudukan 7-1 tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Saat peluit akhir berbunyi, para pemain Indonesia memanfaatkan kesempatan bertukar kostum. Di tengah sorakan permintaan mundur Nurdin Halid yang kembali membahana dari tribun penonton, terlihat Okto bertukar kostum dengan Cavani.

Kekalahan ini menandai debut Alfred Riedl sebagai pelatih Merah-Putih. Setidaknya pelatih asal Austria itu bisa mendapatkan gambaran kekuatan tim yang akan dibawanya bertanding di Kejuaraan AFF 2010 dua bulan lagi.


More aboutIndonesia 7 - 1 Uruguay "HAHAHA"

Liga Eropa Super Ketat

DI Tulis Ama Nurul Imam on Kamis, 30 September 2010

SUDAH tidak mudah lagi menebak siapa yang akan keluar sebagai juara di kompetisi Serie A, Premier League, La Liga atau Bundesliga. Musim ini, pertarungan merebut gelar juara harus ditentukan hingga pekan terakhir. Selisih poin sangat ketat antara posisi satu dan dua, hingga siapa yang juara belum bisa diperoleh.

Premier League sudah lebih dulu berakhir, dengan menempatkan Chelsea sebagai jawara. The Blues harus kejar-kejaran dengan Manchester United hingga pekan terakhir. Chelsea menggunduli Wigan 8-0, sementara United menghabiskan Stoke City 4-0. Chelsea (86 poin) hanya unggul satu angka dari Setan Merah (85 poin), dan berhak atas gelar juara.
Bundesliga juga sudah berakhir lebih dulu, dengan Bayern Munich sebagai yang terbaik. FC Hollywood yang terseok di awal musim, akhirnya bisa memastikan gelar dengan unggul lima poin dari Schalke 0-4.

Kini, tinggal Serie A dan La Liga yang masih belum berakhir. Di Italia, persaingan antara Inter Milan dan AS Roma terus memanas. Inter hampir saja merengkuh gelar akhir pekan lalu, setelah Roma sempat tertinggal 0-1 dari Cagliari. Beruntung Francesco Totti mencetak dua gol dan memastikan kemenangan 2-1, untuk menghidupkan kembali peluang juara.

Inter yang menang 4-3 atas Chievo Verona harus menunda pesta hingga pekan terakhir. Nerazurri akan melawan Siena akhir pekan ini, sementara AS Roma sowan ke markas Chievo.

Kedua tim terpaut dua angka. Kemungkinan yang paling buruk adalah, Inter hanya bermain imbang melawan Siena dan Roma menang melawan Chievo. Keduanya akan memiliki jumlah poin yang sama, maka Roma yang berhak jadi Scudetto. Roma memiliki head to head yang lebih baik dari Inter di musim ini.

Perubahan regulasi penentuan gelar juara jika kedua tim memiliki jumlah poin yang sama sudah dilakukan sejak 2005/2006. Sebelumnya, harus dilakukan laga play-off untuk penentuan gelar.

Sementara di La Liga, persiangain gelar melibatkan Barcelona dan Real Madrid. Barca akan melawan Real Valladolid, sementara El Real menantang Malaga. Kedua tim hanya terpaut satu angka dengan menempatkan Barca sebagai pole positions. Tidak ada pilihan selain menang buat Barca dan Real Madrid.

Bila pada laga akhir nanti Barca kalah dan Madrid hanya imbang, jumlah poin keduanya pun menjadi sama (96 poin). Maka Madrid akan keluar sebagai juara setelah mengantongi total kemenangan lebih banyak daripada Barcelona. Madrid 31 kali menang sepanjang musim ini, sementara El Barca 30 kemenangan.
More aboutLiga Eropa Super Ketat

Eto'o: Inter Harus Bekap Juve!

DI Tulis Ama Nurul Imam

Samuel Eto’o bertekad melanjutkan performa apiknya saat Inter Milan menghadapi Juventus pada derby d’Italia, akhir pekan ini. Bomber asal Kamerun menyerukan kepada rekan-rekannya untuk kembali memetik kemenangan atas Bianconeri.

Eto’o menjadi aktor protagonis saat membantu Inter menundukkan Werder Bremen pada matchday kedua penyisihan Grup A Liga Champions, dini hari tadi. Hattrick, alias tiga gol yang dilesakkannya, plus satu gol Wesley Sneijder membawa Nerazzurri memuncaki klasemen sementara Grup A dengan raihan empat poin.
Namun, sebelum bisa bersantai menikmati kemenangan besar tersebut, Nerazzurri sudah kembali dihadapkan pada laga sulit menghadapi Juventus di Giuseppe Meazza, pada lanjutan Serie A, akhir pekan ini. Menghadapi tim pengoleksi gelar scudetto terbanyak, Eto’o sadar bila pertandingan lawan Bianconeri takkan berjalan mudah.

Namun, dengan modal kemenangan besar atas Bremen, striker 29 tahun ini pun menegaskan bahwa timnya harus mempertahankan kinerja positif dengan membekap tim asuhan Luigi Del Neri yang sejauh ini masih tampil inkonsisten.

“Melawan Juventus, kami harus menang. Sebab, mereka memiliki skuad yang luar biasa,” tandas Eto’o seperti dikutip Goal, Kamis (30/9/2010).
More aboutEto'o: Inter Harus Bekap Juve!

Inter Disarankan Boyong Torres

DI Tulis Ama Nurul Imam

Agen kawakan Italia Vinzenzo Morabito memberikan saran kepada Inter Milan yang tengah mencari sosok tepat untuk mengisi barisan depannya. Adalah bomber Liverpool Fernando Torres yang diajukan Morabito untuk diboyong Nerazzurri ke Giuseppe Meazza.

Dalam wawancaranya dengan InterTV, beberapa waktu lalu, Morabito memang mengajukan beberapa prospek yang menurutnya harus dilakukan manajemen Inter di bursa transfer Januari nanti. Dalam hal ini, dia menunjuk Torres sebagai bomber yang paling mungkin bisa didapatkan Inter pada bursa transfer tengah musim nanti.

Diketahui, saat ini Inter memang dikabarkan tengah berancang-ancang untuk menambah amunisi di lini depan. Targetnya sejauh ini adalah striker Atletico Madrid Diego Forlan dan penyerang Manchester City, Emmanuel Adebayor. Akan tetapi, Morabito menyebut bila dua bidikan tersebut sulit untuk didapatkan.

Lebih lanjut, Morabito menilai Torres adalah pemain yang paling mungkin bisa didapatkan pada bursa transfer musim dingin nanti. Menurutnya, masalah finansial dan situasi yang tengah melanda Liverpool akan membuka peluang bagi El Nino untuk hengkang ke klub lain.
“Situasi ekonomi di Inggris bukanlah yang paling makmur. Liverpool contohnya, mereka justru tengah mengalami masalah keuangan yang akut. Mereka mungkin tak bisa menentang Inter Milan,” tutur Morabito seperti dikutip Tribalfootball,” Kamis (30/9/2010).

“Jadi, mengapa mereka (Inter) tak coba memboyong Torres?” tandasnya seraya menegaskan bila kehadiran Torres akan menjadikan Inter semakin kuat baik di Italia maupun di Eropa
More aboutInter Disarankan Boyong Torres

"Hattrick" Eto'o Tenggelamkan Bremen

DI Tulis Ama Nurul Imam

Samuel Eto'o tampil gemilang saat Inter Milan menjamu Werder Bremen dalam penyisihan Liga Champions Grup A, Rabu atau Kamis (30/9/2010) dini hari WIB. Ia mencetak hattrick sekaligus membawa "I Nerazzurri" menang 4-0.

Dua gol diborong Samuel Eto'o di babak pertama. Dia juga membuat assist untuk gol ketiga yang dicetak Wesley Sneijder. Di babak kedua, Eto'o kembali menambah satu gol.

Meski tanpa Goran Pandev dan Diego Milito, Inter Milan langsung tampil menekan. Mereka berusaha menguasai setiap ruang dan tak memberi kesempatan Werder Bremen untuk mengembangkan permainan.

Ini cukup menyulitkan Bremen. Bahkan, Inter beberapa kali mampu melakukan tendangan ke gawang. Pada menit ke-21, Samuel Eto'o berhasil membobol gawang Bremen yang dijaga Tim Wiese dengan tendangan kaki kirinya, memanfaatkan umpan Esteban Cambiasso.

Gol ini membuat Inter semakin bersemangat. Bremen yang mencoba membalas justru sering kali membuka pertahanannya sendiri dan memberi kesempatan Inter untuk menekan.

Pada menit ke-27, Eto'o kembali mencetak gol. Kali ini, dia memanfaatkan umpan Lucio. Setelah mendapat ruang, dengan kaki kanannya dia melepaskan tendangan akurat tanpa bisa dihalau Wiese, 2-0.

Semakin di atas angin, Inter terus menekan dan Bremen kehilangan kepercayaan dirinya. Pada menit ke-34 giliran Wesley Sneijder yang mencetak gol. Memanfaatkan umpan Eto'o, dia melepaskan tendangan kaki kanan. Bola mengarah ke pojok kiri dan menaklukkan Wiese, 3-0.

Memasuki babak kedua, Bremen mencoba mengimbangi permainan Inter. Mereka juga sesekali mencuri kesempatan untuk menekan. Namun, pertahanan Inter terlalu kuat. Selain itu, Bremen juga lebih sering disibukkan menahan gempuran tuan rumah.

Pada menit ke-81, Eto'o kembali membobol gawang Bremen dengan kaki kanannya. Dia dengan cepat memotong umpan Wesley Sneijder.

Bremen kemudian berusaha bermain lebih terbuka dan terus menekan. Namun, usaha mereka gagal dan dipaksa menyerah 0-4.

Susunan pemain
Inter Milan: 1-Julio Cesar, 2-Ivan Cordoba, 6-Lucio, 26-Cristian Chivu, 13-Maicon, 19-Esteban Cambiasso, 5-Dejan Stankovic, 9-Samuel Eto'o, 10-Wesley Sneijder, 88-Jonathan Ludovic Biabiany, 29-Philippe Coutinho

Werder Bremen: 1-Tim Wiese, 15-Sebastian Proedl, 29-Per Mertesacker, 16-Mikael Silvestre, 5-Wesley, 44-Philipp Bargfrede, 20-Daniel Jensen, 23-Hugo Almeida, 6-Tim Borowski, 7-Marko Arnautovic, 10-Marko Marin
More about"Hattrick" Eto'o Tenggelamkan Bremen

VDV Sempat Khawatir "Spurs" Kalah

DI Tulis Ama Nurul Imam

Gelandang Tottenham Hotspurs, Rafael van der Vaart, sempat khawatir timnya gagal mengalahkan Twente Enschede setelah dirinya mendapatkan kartu merah pada laga tersebut. Namun, Van der Vaart pun akhirnya mengaku lega karena timnya tetap berjuang sehingga berhasil meraih kemenangan 4-1.

VDV bisa menjadi bulan-bulanan cemooh pendukung bila "Spurs" kalah pada pertandingan tadi. Sebab, gelandang asal Belanda itu melakukan dua kesalahan besar. Pertama, ia gagal mengeksekusi penalti yang membuat "Spurs" gagal meraih keunggulan pada babak pertama.
VDV bisa menjadi bulan-bulanan cemooh pendukung bila "Spurs" kalah pada pertandingan tadi. Sebab, gelandang asal Belanda itu melakukan dua kesalahan besar. Pertama, ia gagal mengeksekusi penalti yang membuat "Spurs" gagal meraih keunggulan pada babak pertama.

Meski akhirnya berhasil menebusnya setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-47, namun ia kembali melakukan kesalahan besar. Ia harus meninggalkan permainan setelah mendapatkan kartu kuning kedua, sementara Twente sudah memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.

Beruntung, daya gedor "Spurs" tidak berkurang meskipun bermain sepuluh orang. Pasukan Harry Redknapp berhasil menambah pundi-pundi golnya lewat gol yang dicetak Roman Pavlyuchenko dan Gareth Bale.

“Kami cukup kesulitan setelah kartu merah itu,” jelas VDV kepada Sky Sports.

“Aku khawatir kami tak biasa memenangakan pertandingan. Namun, pada akhirnya, rekan-rekan tampil fantastis. Kami tetap memberikan perlawanan hingga akhir dan kami sangat bahagia," tambahnya.

VDV juga mengaku kecewa atas kegagalannya mengeksekusi penalti. "Aku mengeksekusi penalti cukup baru. Kiper tampil bagus. Namun, aku sangat kecewa," jelasnya.

More aboutVDV Sempat Khawatir "Spurs" Kalah

Villa: Seri Poin Penting Bagi Barca

DI Tulis Ama Nurul Imam

Penyerang Barcelona, David Villa, menilai timnya meraih hasil yang cukup penting meskipun hanya bermain imbang 1-1 melawan Rubin Kazan di penyisihan Grup D Liga Champions, Rabu atau Kamis (30/9/2010) dini hari WIB.

"Kami mendapatkan poin yang sangat penting pada malam ini," ungkap Villa.

Villa
sendiri tampil sebagai penyelamat timnya dari kekalahan lewat gol yang diciptakannya dari titik putih pada menit ke-60. Barca yang tampil mendominasi semenjak menit-menit awal harus menerima kenyataan gawangnya kebobolan terlebih dulu lewat gol yang dicetak Christian Noboa dari titik penalti di menit ke-30.

Villa pun tak menampik Kazan memiliki pertahanan yang cukup solid dan serangan balik yang mematikan. "Gol penalti di babak pertama membuat kami kesulitan karena mereka bermain sangat baik di daerah pertahanan," jelasnya.

"Kami gagal memanfaatkan peluang dan kiper Rubin bermain dengan sangat baik. Namun kami akhirnya dapat mengatur ke level kami. Rubin bermain baik dalam serangan balik, jadi kami harus sangat berhati-hati saat bertahan," tambah Villa.
More aboutVilla: Seri Poin Penting Bagi Barca

Fergie: Kemenangan Luar Biasa

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, mengaku puas dengan kemenangan timnya 1-0 atas Valencia pada penyisihan Grup C, Rabu atau Kamis (30/9/2010) dini hari WIB. Baginya, kemenangan itu merupakan hasil yang luar biasa, mengingat timnya selalu kesulitan menaklukan tim Spanyol.

"Saya pikir 1-0 merupakan hasil yang cukup baik bagi kami karena tidak mudah untuk tampil di sini. Kami memiliki catatan buruk saat bertemu tim Spanyol. Namun, bagaimanapun kami meraih kemenangan," jelas Fergie.

"Di babak kedua, permainan kami lebih baik.Kami lebih banyak melakukan tekanan. Bila datang ke sini, Anda harus solid di lini belakang. Saya tidak berpikir Valencia akan memberikan Anda banyak peluang. Mereka selalu menimbulkan ancaman karena tampil baik dan menempatkan banyak pemain di kotak penalti," tambahnya.

Kemenangan "Setan Merah" itu tidak terlepas dari keputusan brilian Fergie menurunkan Javier Hernandez dan Federico Macheda jelang laga usai. Hasilnya, kerja sama keduanya membuahkan hasil pada menit ke-85. Hernandez berhasil mengoyak gawang Valencia usai memaksimalkan umpan Macheda.

Kemenangan ini membuat "Setan Merah" baru meraih dua kali kemenangan dari 18 laga yang dilakoninya saat bertandang ke Spanyol.
More aboutFergie: Kemenangan Luar Biasa

Menang 4-0, Benitez Belum Puas

DI Tulis Ama Nurul Imam

Inter Milan tampil gemilang dan menang 4-0 atas Werder Bremen di penyisihan Liga Champions Grup A. Namun, pelatih Rafael Benitez mengaku belum puas, karena Inter belum optimal.

"Saya kira ini bukan permainan terbaik Inter Milan di musim ini. Kami masih bisa tampil lebih baik," katanya.

"Sebagai contoh, saat melawan Bari atau di babak kedua saat lawan Bologna, juga saat melawan Udinese, intensitas permainan kami lebih baik daripada malam ini. Selalu lebih baik memenangkan pertandingan daripada bermain bagus. Tapi, kami ingin sukses dengan permainan bagus," tandasnya.

Pada pertandingan itu, Inter tanpa Goran Pandev dan Diego Milito yang masih cedera. Namun, sebagai andalan utama, Samuel Eto'o mampu menjawab kepercayaan dengan mencetak hat-trick. Satu gol lagi disumbangkan Wesley Sneijder.

"Eto'o justru sering berpeluang mencetak gol saat bermain lebih melebar. Tapi, yang terpenting adalah mentalitas tim," jelas Benitez.

Meski begitu, kemenangan tersebut harus dibayar cukup mahal. Kiper Julio Cesar dan defender Lucio harus diganti karena mengalami cedera.

"Sangat sulit tampil di tiga pertandingan dalam sepekan. Cedera Lucio tampaknya tak berat, tapi harus kita lihat hasil pemeriksaan. Sedangkan otot kaki kanan Cesar agak tertarik," ungkapnya.

Selain Diego Milito dan Goran Pandev, pemain Inter lain yang absen adalah Thiago Motta, Javier Zanetti, Walter Samuel, dan Marco Materazzi. Benitez pun memmberikan debut buat Coutinho dan Jonathan Biabiany.

"Kami memiliki keseimbangan yang tepat. Para pemain muda butuh waktu, tapi banyak pemain berpengalaman yang akan membantu mereka," pungkasya.
More aboutMenang 4-0, Benitez Belum Puas

Hasil Lengkap Liga Champions

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pertandingan penyisihan grup Liga Champions, Rabu atau kamis (30/9/2010) dini hari cukup menarik. Beberapa tim meraih kemenangan secara dramatis, termasuk Manchester United, Inter Milan, dan Tottenham Hotspur.

Berikut ini adalah hasil lengkap pertandingan Liga Champions.
Grup A
Inter Milan 4-0 Werder Bremen
Inter: Samuel Eto'o (22, 27, 81), Weshley Sneijder (34)

Tottenham Hotspur 4-1 Twente Enschede
Spurs: Rafael van der Vaart (47), Roman Pavlyuchenko (Pen 50 dan 64), Gareth Bale (85)
Twente: N Chadi

Grp B
Hapoel Tel Aviv 1-3 Lyon
Tel Aviv: Enyeam (Pen 79)
Lyon: Michel Bastos (Pen 7, 36), Miralem Pjanic (94)

Schalke 2-0 Benfica
Schalke: Jefferson Farfan (73), Klaas-Jan Huntelaar (85)

Grup C
Valencia 0-1 Manchester United
Manchester Unitied: Javier Hernandez (85)

Rangers 1-0 Bursaspor
Rangers: Steven Naismith (18)

Grup D
Rubin Kazan 1-1 Barcelona
Kazan: Christian Noboa (Pen 30)
Barcelona: David Villa (60)

Panathinaikos 0-2 Kobenhavn
Panathinaikos: Dame N'Doye (28), Martin Vingaard(37)

More aboutHasil Lengkap Liga Champions

Fergie: MU Harus Beli Sanchez, Titik!

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mengaku bahwa dia sangat tertarik mendatangkan bomber Udinese, Alexis Sanchez. Meski saat ini belum memberi tawaran resmi, Fergie mengaku, klubnya harus bergerak cepat jika tak ingin kecolongan untuk memanfaatkan bakat Sanchez.

Sanchez menuai banyak pujian berkat penampilan gemilangnya bersama tim nasional Cile pada Piala Dunia lalu. Pemain 22 tahun itu menjadi sorotan berkat aksi individualnya, jago duel satu lawan satu dengan pemain lawan.

"Kami telah mengamati Sanchez dan ia membuat kami terkesan, sama halnya dengan beberapa pemain lain," kata Fergie kepada News of the World.
"Ia memiliki permainan yang sangat baik dan ia merupakan proyek yang menarik. Kami telah mengumpulkan informasi mengenai latar belakangnya, sama dengan beberapa pemain lain seusianya. Tapi, tak ada yang lebih dari ini, setidaknya untuk saat ini," ungkap pelatih Skotlandia tersebut.

Fergie mengaku bahwa dia tak ingin lagi mengulangi kesalahan pada masa lalu. Kira-kira 12 tahun lalu, MU juga tertarik mendatangkan pemain dari Cile, yakni Marcelo Salas. Namun, karena bergerak terlalu lambat, MU harus kehilangan pemain incaran mereka tersebut.

"Dulu, kami telah memerhatikan beberapa pemain Cile. Kasus yang paling menarik adalah Salas. Ia memiliki Piala Dunia. Namun, dia berada di Lazio. Akan menyenangkan andaikata kami sudah memiliki dia saat itu," pungkas Fergie.
More aboutFergie: MU Harus Beli Sanchez, Titik!

Roma Lewati Cluj

DI Tulis Ama Nurul Imam on Rabu, 29 September 2010

Sempat kesulitan, AS Roma akhirnya berhasil mengalahkan CFR Cluj 2-1 pada penyisihan Liga Champions Grup E, Selasa atau Rabu (29/9/2010) dini hari WIB.

Meski tampil di kandang sendiri, Roma tak serta-merta menguasai permainan. Cluj yang tampil tanpa beban berani meladeni permainan terbuka tuan rumah, bahkan sering membahayakan gawang Bogdan Lobont.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Roma berusaha menekan lebih tajam dan kreatif. Usaha itu membuahkan hasil di menit ke-69.

Setelah lini depan tumpul, defender Philippe Mexes berusaha membantu serangan. Menerima umpan David Pizarro, Mexes melepaskan tendangan kaki kanan yang keras. Blast! Bola menembus gawang Cluj.

Gol itu memberi semangat Roma untuk tampil lebih menyerang. Hanya berselang dua menit, "Il Lupo" berhasil menambah keunggulan. Kali ini penyerang Marco Borriello yang mencetak gol dengan kaki kirinya, setelah memanfaatkan umpan Daniele De Rossi.

Ketinggalan dua gol tak membuat Cluj tenggelam. Mereka mencoba bangkit dan mengejar. Usaha mereka cukup menyulitkan Roma. Bahkan, pada menit ke-78 Cluj berhasil memperkecil ketinggalan lewat Ionut Rada. Dia dengan baik menanduk umpan silang Emmanuel Culio.
Permainan pun semakin bergairah. Namun, Roma tak mau membuat kesalahan lagi. Sehingga, serengan Cluj tak ada yang terlalu bahaya. Sebaliknya, Roma mulai kesulitan membongkar pertahanan lawan, hingga pertandingan berakhir 2-1 untuk tuan rumah.

Susunan Pemain
AS Roma: 1-Bogdan Lobont, 29-Nicolas Burdisso, 5-Philippe Mexes, 3-Paolo Castellini, 2-Cicinho (77-Marco Cassetti 64), 16-Daniele De Rossi, 7-David Pizarro, 20-Simone Perrotta, 94-Jeremy Menez (8-Adriano 45), 9-Mirko Vucinic (22-Marco Borriello 64), 10-Francesco Totti

CFR Cluj: 1-Nuno Claro, 15-Hugo Alcantara, 20-Cadu, 24-Ionut Rada, 4-Cristian Panin, 66-Fraga Curtibia Edimar (28-Emmanuel Kone 69), 8-Dominique Kivuvu, 19-Emmanuel Culio, 7-E Dica, 9-Lacina Traore (32-Sasa Bjelanovic 82), 22-Ioan Hora (10-Roberto De Zerbi 77)
More aboutRoma Lewati Cluj

Cambiasso: Bremen Selalu Menyulitkan

DI Tulis Ama Nurul Imam

Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso, meminta timnya mewaspadai kekuatan Werder Bremen saat bertemu di Liga Champions Grup A, Rabu (29/9/2010). Ia menilai, Bremen merupakan tim yang berbahaya meskipun tak diperkuat beberapa pemain pilar pentingnya.

Banyak keraguan "La Beneamata" bisa memetik kemenangan pada laga nanti. Hal itu karena hasil buruk yang diperoleh Javier Zanetti dkk yang harus takluk 0-1 dari AS Roma di lanjutan Serie-A pada akhir pekan lalu. Apalagi, menurut pemberitaan media massa Italia kekalahan itu merembet kepada relasi antarpemain yang sempat terganggu.

Cambiasso pun tak memungkiri hal tersebut. Namun, ia menyatakan, masalah itu merupakan sesuatu yang normal bagi timnya di awal musim. Ia pun yakin Inter bisa mengatasi hal tersebut.

"Tak bisa dielakkan, kami memiliki beberapa masalah. Hal itu terjadi setiap tahun. Namun, kami bisa memecahkan masalah tersebut pada akhir musim sehingga kami bisa meraih trofi. Kami tidak khawatir sama sekali," jelas Cambiasso.
\

Melawan Bremen bisa dikatakan sebuah momentum untuk membungkam segala kritik dan keraguan yang diarahkan kepada Inter. Karena itu, Cambiasso ingin timnya bisa memenangkan pertandingan dan mewaspadai kekuatan lawannya.

"Bremen adalah tim yang kuat dengan mentalitas yang kuat. Mereka menujukkan hal itu pada babak play-off di mana semua orang mengira mereka akan gagal. Mereka memiliki pemain depan cukup dan seperti biasanya kami harus menaruh perhatian," jelas gelandang asal Argentina itu.

"Pertandingan nanti akan menjadi laga yang tidak mudah bagi kami. Kami selalu menjalani laga yang cukup sulit melawan mereka baik laga kandang maupun tandang. Kedua tim kehilangan beberpa pemain pentingnya. Namun, aku yakin mereka datang untuk tampil dengan baik," tambahnya.
More aboutCambiasso: Bremen Selalu Menyulitkan

Spartak Moskwa Pecundangi Zilina

DI Tulis Ama Nurul Imam

Spartak Moskwa berhasil mempecundangi MSK Zilina 3-0 dalam pertandingan Liga Champion Grup F, Selasa atau Rabu (29/9/2010) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Moskwa bercokol di puncak klasemen sementara dengan meraih enam angka.

Kemenangan itu tak terlepas dari penampilan gemilang penyerang andalan Moskwa, Ari, yang sukses memborong dua gol. Satu gol lainnya dicetak oleh Ibson.
Tampil di depan publiknya sendiri, Moskwa memang tak terlalu kesulitan untuk menaklukkan lawannya. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan ke kubu Zilina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Adalah Ari yang berhasil menggetarkan gawang lawan setelah memaksimalkan sepak pojok yang dilepaskan Alex. Itu menjadi gol satu-satunya pada babak pertama.

Selepas turun minum, Moskwa masih memeragakan permainan yang sama. Mereka terus menebar ancaman ke wilayah pertahanan sang tamu.Setelah melewatkan beberapa peluang, Ari kembali berhasil memaksa Martin Dubravka setelah memaskimalkan umpan Dmitriy Kombarov pada menit ke-61.

Gol itu membuat Zilina semakin menjadi bulan-bulanan serangan tim tuan rumah.Meskibegitu, pelatih Moskwa, Valery Karpin, sepertinya belum puas dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya. Ia pun memilih menggantik Wlliton dengan Ibson. Keputusan Karpin pun berbuah manis setelah Ibson mencetak gol pada menit ke-89. Gol itu sekaligus memateraikan kemenangan Moskwa 3-0.

Selama 90 menit, Moskwa berhasil menguasai pertandingan sekitar 63 persen dengan melepaskan 11 tembakan tepat ke gawang dari 24 kali pecobaan. Sementara Zilina hanya mampu melepaskan 11 tembakan, tanpa ada satu pun yang mengarah ke gawang.

Susunan Pemain
Spartak Moskwa: Andrej Dykan; Marek Suchy, Nicolas Pareja, Evgeniy Makeyev, Sergey Parshivlyuk; Ari, Aleksandr Sheshukov; Welliton (Ibson 67); Alex Raphael Meschini; Dmitriy Kombarov (Cristian Maidana 84), Aiden McGeady

Zilina: Martin Dubravka; Ondrej Sourek, Jozef Piacek, Patrick Mraz, Lubomir Guldan; Sergio Vittor, Mario Pecalka; Tomas Oravec; Robert Jez; Tomas Majtan, Emil Rilke
More aboutSpartak Moskwa Pecundangi Zilina

Dominan, Madrid Ditahan Auxerre

DI Tulis Ama Nurul Imam

Real Madrid hanya mampu bermain imbang tanpa gol meskipun tampil mendominasi di babak pertama saat melawan AJ Auxerre pada penyisihan Grup G Liga Champions, Selasa atau Rabu (29/9/2010) WIB.

Madrid cukup ngotot meskipun tampil di kandang lawan. "El Real" nyaris meraih keunggulan lewat aksi Cristiano Ronaldo pada menit ke-8. Menerima umpan Marcelo, Ronaldo langsung melepaskan tembakan keras. Sayang, tembakan penyerang asal Portugal itu masih mampu dipatahkan kiper Oliver Sorin.
Pada menit ke-15, Madrid kembali memiliki peluang emas lewat aksi Gonzalo Higuain. Berawal dari sepak pojok di sebelah kiri pertahanan Auxerre, Higuain langsung melepaskan tembakan ketika melihat Sorin keluar dari sarangnya. Namun, bola yang meluncur keras berhasil diblok oleh salah satu bek tim tuan rumah yang kebetulan berada di bawah mistar.

Kedua peluang itu membuat Madrid semakin penasaran. Mereka terus mengancam pertahanan lawan dari berbagai sisi.

Ronaldo, Karim Benzema, Higuain, silih berganti melepaskan ancaman ke gawang Sorin. Lassana Diarra dan Marcelo pun cukup rajin untuk melepaskan tembakan. Namun, tak ada satu pun peluang yang berhasil merobek gawang Auxerre.

Sebaliknya, Madrid cukup mendapatkan tekanan jelang turun minum. Bahkan, Dariusz Dudka nyaris membobol gawang Madrid jika saja Iker Casillas tak sigap membaca arah bola. Meskipun demikian, skor imbang tanpa gol masih bertahan hingga istirahat.


Susunan Pemain
AJ Auxerre: Olivier Sorin; Stéphane Grichting, Adama Coulibaly, Dariusz Dudka, Cedric Hengbart; Delvin Ndinga, Benoit Pedretti; Dennis Oliech: Kamel Chafni; Steven Langil, Roy Contout

Real Madrid: Iker Casillas; Sergio Ramos, Pepe, Marcelo, Alvaro Arbeloa; Lassana Diarra, Sami Khedira, Xabi Alonso; Cristiano Ronaldo; Karim Benzema, Gonzalo Higuaín
More aboutDominan, Madrid Ditahan Auxerre

Mourinho: Milan Korban Berikutnya

DI Tulis Ama Nurul Imam

Pelatih real Madrid, Jose Mourinho, mulai memandang ke depan. Setelah mengalahkan Ajax Amsterdam dan Auxerre, dia menegaskan timnya untuk mengalahkan AC Milan di partai berikut Grup G Liga Champions berikutnya.

Madrid sempat kesulitan saat bertandang ke kandang Auxerre. Beruntung, "Los Blancos" akhirnya menang 1-0 bekar gol Angel Di Maria. Ini kemenangan kedua di Grup G, setelah sebelumnya mereka mengalahkan Ajax Amsterdam 2-0. Ajax sendiri pada saat yang sama bermain imbang 1-1 lawan AC Milan.
"Hasil seri di kandang lawan cukup bagus. Tapi, menang lebih penting dalam kompetisi Liga Champions. Kami ingin meraih poin enam pertama. Kami sempat mengambil risiko dan akhirnya menang," jelas Mourinho tentang pertandingan lawan Auxurre.

Kemenangan itu membuat Madrid sementara memimpin klasemen Grup G. Mereka mengumupulkan nilai 6, unggul dua poin dari Milan yang berada di bawahnya. Madrid akan menjamu Milan pada 19 Oktober nanti.

"Sekarang, situasi kami cukup baik di grup yang berat ini," ujarnya.

Diminta komentar hasil imbang Milan lawan Ajax, Mourinho menjawab, "Mereka seri? Itu lebih baik. Jika di kandang nanti kami mengalahkan Milan, kami akan mengumpulkan nilai 9 dan hampir lolos ke babak selanjutnya."

Mourinho percaya diri dengan kemampuan timnya. Menang 1-0 atas Auxerre bukan hal buruk, karena itu harus dilalui lewat kerja keras.

"Auxerre sangat terorganisasi di lini belakang. Mereka punya motivasi tinggi untuk tetap bermain di Liga Champions, apalagi mereka tampil di kandang. Mereka membuat beberapa serangan berbahaya. Namun, organisasi kami juga sangat bagus. Tak mudah bermain melawan mereka. Kami tak bisa membuat banyak peluang seperti biasanya. Tapi, kami bermain bagus," jelas Mourinho.
More aboutMourinho: Milan Korban Berikutnya

Di Maria Beri Madrid Kemenangan

DI Tulis Ama Nurul Imam

Gelandang Real Madrid, Angel Di Maria, berhasil mencetak gol yang menentukan kemenangan timnya 1-0 atas AJ Auxerre pada penyisihan Grup G Liga Champions, Selasa atau Rabu (29/9/2010) WIB.

Madrid memang tampil cukup ngotot meskipun tampil di kandang lawan. Bagaimana tidak, "El Real" nyaris meraih keunggulan lewat aksi Cristiano Ronaldo pada menit kedelapan. Menerima umpan Marcelo, Ronaldo langsung melepaskan tembakan keras. Sayang tembakannya penyerang asal Portugal itu masih mampu dipatahkan kiper Oliver Sorin.

Pada menit ke-15, Madrid kembali memiliki peluang emas lewat aksi Gonzalo Higuain. Berawal dari sepak pojok di sebelah kiri pertahanan Auxerre, Higuain langsung melepaskan tembakan ketika melihat Sorin keluar dari sarangnya. Namun, bola yang meluncur keras berhasil diblok salah satu bek tim tuan rumah yang kebetulan berada di bawah mistar.

Kedua peluang itu membuat Madrid semakin penasaran. Mereka terus mengancam pertahanan lawan dari berbagai sisi.

Ronaldo, Karim Benzema, dan Higuain silih berganti melepaskan ancaman ke gawang Sorin. Lassana Diarra dan Marcelo pun cukup rajin melepaskan tembakan. Namun, tak ada satu pun peluang yang berhasil merobek gawang Auxerre.

Sebaliknya, Madrid cukup mendapatkan tekanan jelang turun minum. Bahkan, Dariusz Dudka nyaris membobol gawang Madrid jika saja Iker Casillas tak sigap membaca arah bola. Meskipun demikian, skor imbang tanpa gol masih bertahan hingga istirahat.

Di babak kedua, Madrid langsung mengambil kendali serangan. Mereka pun berusaha memperbaiki kualitas serangannya. Ancaman pertama dilepaskan Alvaro Arbeloa pada menit ke-53. Arbeola berhasil menanduk umpang silang yang dilepaskan Sami Khedira. Sayang, tandukannya hanya melayang di atas mistar Sorin.
Pelatih Madrid Jose Mourinho sepertinya belum puas dengan permainan anak asuhnya. Ia pun mengubah strategi timnya dengan memasukkan Mesut Oezil sebagai pengganti Benzema.

Belum sempat memperbaiki serangannya, Madrid nyaris kebobolan lewat aksi Ireneusz Jelen pada menit ke-62. Menguasai umpan terobosan dari Benoit Pedretti, Jelen berhasil melepaskan tembakan setelah lolos dari kawalan lawan. Beruntung bagi Madrid, tembakan Jelen hanya menyisir di sisi kanan gawang Casillas.

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tak ambil pusing dengan ancaman itu. Mereka terus menggempur tim tuan rumah. Pada menit ke-69, Ronaldo hampir saja merobek gawang Auxerre lewat bola mati yang dieksekusinya. Namun, Sorin masih tampil perkasa di sarangnya setelah sukses mementahkan tembakan keras Ronaldo.

Peluang emas dimiliki Madrid pada menit ke-76. Saat itu, Ronaldo mengirim umpan mendatar kepada Higuain di kotak penalti. Sayang, Higuain yang dalam posisi tidak terkawal gagal menggapai bola sehingga bola bergulir ke luar lapangan.

Meskipun demikian, Madrid akhirnya berhasil memecah kebuntuan lewat gol yang diciptakan Di Maria pada menit ke-81. Menerima umpan Oezil, Di Maria langsung melibas bola dengan kaki kirinya. Tembakan keras gelandang asal Argentina tersebut berhasil ke tengah gawang tanpa mampu dibendung Sorin.

Gol Di Maria itu pun akhirnya memastikan kemenangan Madrid setelah skor 1-0 di papan tidak berubah.

Selema 90 menit, Madrid berhasil menguasi permainan sekitar 71 persen dengan melepaskan enam tembakan tepat ke gawang dari 19 kali percobaan. Sementara Auxerre hanya mampu melepaskan tujuh kali tembakan dan hanya dua yang mengarah ke gawang.


Susunan pemain
AJ Auxerre: Olivier Sorin; Stéphane Grichting, Adama Coulibaly, Dariusz Dudka, Cedric Hengbart; Delvin Ndinga, Benoit Pedretti; Dennis Oliech: Kamel Chafni; Steven Langil (traore 76), Roy Contout (Ireneusz Jelen 45)

Real Madrid: Iker Casillas; Sergio Ramos, Pepe, Marcelo, Alvaro Arbeloa; Lassana Diarra (Angel Di Maria 73), Sami Khedira, Xabi Alonso; Cristiano Ronaldo; Karim Benzema (Mesut Oezil 57), Gonzalo Higuaín
More aboutDi Maria Beri Madrid Kemenangan

Milan-Ajax Berbagi Poin

DI Tulis Ama Nurul Imam

AC Milan hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Ajax Amsterdam pada penyisihan Liga Champions Grup G, Selasa atau Rabu (29/9/2010).

Hasil ini membuat "I Rossoneri" belum terkalahkan di ajang ini. Sementara bagi Ajax, hasil ini membuat peluang untuk lolos dari fase grup semakin sulit karena belum mengantungi kemenangan dari dua laga yang dilakoninya.

Milan menunjukkan kelasnya meskipun tampil di kandang lawan. Permainan Andrea Pirlo dkk kerap merepotkan pertahanan lawan. Lihat saja bagaimana Robinho hampir mengoyak gawang Ajaz jika saja Maarten Stekelenburg tidak sigap menangkap bola pada menit ke-15,

Begitu juga dengan tembakan Mathieu Flamini yang nyaris merobek gawang Ajax.
Sayang pertahanan Milan terlihat rapuh pada pertandingan itu. Hal itu berhasil dimanfaatkan sehingga Ajax meraih keunggulan lewat gol yang dicetak Mounir El Hamdaoui pada menit ke-23.

Gol tersebut berawal dari aksi gemilang Luis Suarez yang berhasil menerobos pertahanan Milan dari sisi kanan. Berhasil melewati Alessandro Nesta, Suarez mengirimkan umpan kepada Mounir El Hamdaoui. Hamdoui pun langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kanannya tanpa mampu diantisipasi kiper Christian Abbiati.
Milan berusaha bangkit seraya memperbaiki kualitas serangannya. Hanya berselang tujuh menit, Robinho nyaris mencetak gol balasan. Lepas dari jebakan offside, Robinho berhasil menembus kotak penalti lawan. Sayang, Robinho yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Stekelenburg gagal menyarangkan bola setelah tembakannya gagal mengenai sasaran.

Tak peduli dengan kegagalan itu, Milan terus berusaha mengendalikan serangan. Perjuangan mereka pun tak sia-sia setelah Zlatan Ibrahimovic berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-37.

Seedorf yang melakukan penetrasi di sisi kanan berhasil mengrimkan umpan kepada Ibra. Meski mendapatkan pengawalan ketat, Ibra berhasil melepaskan tembakan yang gagal diantisipisi Stekelenburg. Gol Ibra pun mampu memaksa Ajax berbagi poin setelah skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, permaianan semakin alot. Kedua tim terus tukar-menukar serangan. Milan memilki peluang cukup baik lewat tembkan keras Clarence Seedorf pada menit ke-73. Stekelenburg yang tampil apik sejak awal laga berhasil memblok bola.

Delapan menit jelang laga usai, Robinho juga hampir merobek gawang Ajax. Namun lagi-lagi, Stekelenburg menunjukkan ketangguhannya dengan memblok bola. Meskipun demikian, Milan dipaksa berbagi poin karena hingga laga usai skor 1-1 bertahan.

Susunan Pemain
Ajax Amsterdam: Maarten Stekelenburg; Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Vurnon Anita, Gregory Van Der Wiell, Siem De Jong, Demy De Zeeuw, Eyong Enoh; Urby Emanuelson; Mounir El Hamdaoui, Luis Suárez

AC Milan: Christian Abbiati; Thiago Silva, Alessandro Nesta; Andrea Pirlo, Luca Antonini, Gianluca Zambrotta; Clarence Seedorf (Iganazio Abate 85), Mathieu Flamini (Kevin-Prince Boateng 52), Gennaro Gattuso;Zlatan Ibrahimovic, Robinho (Filippo Inzaghi 86)
More aboutMilan-Ajax Berbagi Poin

Chelsea Tekuk Marseille

DI Tulis Ama Nurul Imam

Menjamu Marseille dalam pertandingan Liga Champions Grup F, Selasa atau Rabu (29/9/2010) dini hari WIB, Chelsea langsung mendominasi. John Terry dkk akhirnya menang 2-0.

Kapten John Terry membuka keunggulan Chelsea pada menit ke-6. Dia sukses memotong tendangan penjuru.

Unggul membuat Chelsea semakin bersemangat. Marseille pun sering kesulitan menahan gempuran tuan rumah. Pada menit ke-28, giliran Nicolas Anelka menambah keunggulan Chelsea lewat titik penalti.

Hadiah penalti diberikan kepada wasit, karena Stephane M'Bia melakukan handsball di kotak terlarang.

Memasuki babak kedua, Chelsea masih terus mendominasi. Namun, Marseille memberi perlawanan ketat. Mereka berusaha keras untuk menyamakan kedudukan.

Namun, pertahanan Chelsea sangat tangguh. Selain itu, tekanan Chelsea membuat Marseille tak terlalu berani tampil menyerang. Praktis, di babak kedua hanya diwarnai peluang demi peluang dari kedua kubu, tanpa satu pun berubah menjadi gol.

Susunan Pemain
Chelsea: 1-Petr Cech, 26-John Terry, 33-Alex, 3-Ashley Cole, 2-Branislav Ivanovic, 12-John Mikel Obi (46-Joshua McEachran 88), 18-Yuri Zhirkov (23-Daniel Sturridge 73), 5-Michael Essien, 15-Florent Malouda, 39-Nicolas Anelka, 44-Gael Kakuta (7-Ramires 62)

Marseille: 30-Steve Mandanda, 17-Stephane M'Bia, 21-Souleymane Diawara, 19-Gabriel Heinze, 12-Charles Kabore, 6-Edouard Cisse, 7-Benoit Cheyrou (20-Andre Ayew 59), 8-Lucho Gonzalez, 9-Brandao, 10-Andre-Pierre Gignac (28-Mathieu Valbuena 59), 11-Loic Remy
More aboutChelsea Tekuk Marseille